Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers
Daisypath - Personal pictureDaisypath Friendship tickers
Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers
Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

10.7.10

Quote of The Day

When you come to the end of your rope, tie a knot and hang on. - Franklin D. Roosevelt

9.7.10

DILARANG PUTUS SILATURAHIM


Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : "Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan kehormatannya" (Riwayat Muslim, Hadits 35 Hadits Arba’in An Nawawi)


Keterangan :
Diharamkan untuk memutuskan hubungan terhadap muslim. Sebaliknya harus dijaga persaudaraan dan hak-haknya karena Allah ta’ala. Islam bukan hanya aqidah dan ibadah saja, tetapi juga didalamnya terdapat urusan akhlak dan muamalah. Hati merupakan sumber rasa takut kepada Allah ta’ala. Taqwa merupakan barometer keutamaan dan timbangan seseorang. Islam memerangi semua akhlak tercela karena hal tersebut berpengaruh negatif dalam masyarakat Islam.

7.7.10

MUSANG

Postingan kali ini, saya jadikan sesi curhat aja boleh kan?!

Semalem tiba-tiba saja, langit-langit rumah di dekat ruang tv bolong karena ulah musang yang lalu-lalang di atas rumah. Yang bikin shock, dia sempat berputar ke belakang tv dulu untuk bertemu saya. Kontan saja, saya yang lagi santai langsung teriak sekenceng-kencengnya dan langsung loncat seribu langkah, eh.. salah ding! Langsung lari sambil tetep pake teriak sekenceng-kencengnya... Sampai sekarang masih kebayang matanya yang bertatapan dengan mata saya. Astagfirulloh, merinding disko deh kalo keinget momen itu.

Karena saya teriak, dia pun langsung lari ke bawah, dan alhasil... sampai sekarang musangnya terperangkap di dalam rumah. Dan... yang bikin tambah gemes... Musangnya buang kotoran dan cairannya di hampir pelosok rumah....!!!
MyEm0.Com


Berasa banget deh, gimana sih yang namanya comfort zone kita diganggu sama orang lain bahkan makhluk lain, dalam hal ini musang! Rasanya ga tenang banget alias was-was alias kesel binti bete kalo dipikirin... Rumah adalah tempat kita bisa merasakan ketenangan, rumah tempat kita melepaskan semua lelah tanpa harus mengenakan topeng apa pun. Tapi jika ternyata di rumah sendiri ada makhluk lain, sebeeeeell!!!
MyEm0.Com

Yang lucu, mamah saya bilang, "Lebih bagus lagi kalo musangnya ditangkep terus dijadiin pajangan! Dikasi air keras!" MyEm0.Com Ada-ada aja...

Semoga aja hari ini, bapak yang biasa bantu-bantu kerjaan rumah bisa menemukan musangnya dan mengembalikannya ke alam liar. Jadi kita yang "beda alam" ga saling mengganggu. Amin.

6.7.10

Quote of The Day

What seems to us as bitter trials are often blessings in disguise. - Oscar Wilde

2.7.10

Ternyata Riya Punya Saudara

Hari ini dapet ilmu baru di pengajian kantor, selama ini syirik kecil yang saya tahu hanya riya. Riya menurut media-islam, adalah berbuat kebaikan/ibadah dengan maksud pamer kepada manusia agar orang mengira dan memujinya sebagai orang yang baik atau gemar beribadah seperti shalat, puasa, sedekah, dan sebagainya. Riya merupakan syirik kecil yang bisa menelusup dari celah-celah terkecil pada diri kita. Bahkan Rasululloh saja sangat mencemaskan kita sebagai umatnya terhadap syirik kecil ini, sebagaimana sabda Rasululloh :

“Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan terjadi pada kalian adalah syirik kecil.” Para sahabat bertanya, “Apa itu syirik kecil wahai Rasulullah SAW?”, Beliau menjawab, “Riya! Dan Allah akan berkata pada hari kiamat, terhadap mereka-meeka yang riya, ‘pergilah kalian kepada orang-orang yang dahulu di dunia kalian rya’i, apakah kalian mendapatkan ganjaran dari mereka?” (HR. Ahmad)


Alhamdulillah, mendatangi pengajian tadi merupakan reminder buat saya untuk berhati-hati dalam berperilaku, bertindak maupun berucap.

Selain riya, ada satu syirik kecil lain, namanya sum’ah. Sum’ah merupakan perbuatan baik/ibadah yang dilakukan di masa lampau kemudian diceritakan kembali kepada orang lain dengan maksud orang lain mengetahui amal/perbuatannya. Kemudian saya googling, dan mendapatkan beberapa informasi yang sangat berguna untuk saya dan mudah-mudahan bermanfaat pula bagi yang membaca.

Rasulullah memberi peringatan kepada mereka dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra :

"Barangsiapa melakukan perbuatan sum'ah niscaya Allah akan memperdengarkan aibnya dan barang siapa melakukan perbuatan riya', niscaya Allah akan memperlihatkan aibnya."


Lalu Kami hadapkan amal yang mereka kerjakan, kemudian Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan. (QS. Al-Furqan : 23)


Dalam ayat di atas menjelaskan bahwa jika seseorang berbuat berdasarkan riya dan sum’ah maka perbuatannya menjadi sia-sia. Terbayang kan, bagaimana perbuatan yang sudah dilakukan menjadi tertolak di mata Allah. Naudzubillahi min dzalik.

Dalam hadits qudsi (yang saya dapat dari sini) Allah berfirman:

Aku adalah yang paling tidak membutuhkan sekutu. Barangsiapa yang beramal untuk-Ku dengan menyekutukan selain-Ku, maka Aku bebas dari dia dan dia Aku serahkan kepada sekutunya itu. (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)


Dari sini saya membaca:
Barangsiapa melakukan suatu amal shalih, tiba-tiba terbetik dalam hatinya perasaan riya', tetapi ia membenci perasaan tersebut, berusaha melawan dan menyingkirkannya, maka amalannya tetap sah. Berbeda halnya jika ia hanya diam dengan timbulnya perasaan riya', maka menurut sebagian besar ulama amal yang dilakukannya menjadi batal dan sia-sia.

Subhanallah, mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang senantiasa diingatkan dan diberi petunjuk oleh Allah untuk tetap istiqomah. Amin.