Ingin bahas mengenai kebaikan hati, tak pernah terlupa untuk semua kebaikan kecil yang pernah kudapat dari orang lain, semoga setiap orang yang berbaik hati padaku akan mendapatkan balasan yang jauh lebih besar dari Allah, aamiin.
Teringat pada kebaikan seorang Bapak di sebuah bis yang pernah kunaiki, ketika itu sore hari, jam nya pulang kantor, biasanya jam ngantorku ga sama dengan jam kantor orang kebanyakan :D maklumlah sistem shifting membuat kami yang bekerja berada di dunia yang agak berbeda #lebay. Ketika bis 45 yang kunanti terlihat di kejauhan, aku sudah bersiap dengan segenap jiwa dan raga untuk.. berebut masuk ke dalamnya hehe.. maklumlah, bis ini lewat palingan 15 menit sekali, sementara peminatnya melebihi kapasitasnya huhuhu... jadi harus berjuang deh untuk bisa menjadi penumpang di jam pulang, walopun itu dengan berdiri.
Alhamdulillah! Masuklah saya ke tengah bis, tapi kok ketika bis berjalan, orang-orang yang berdiri makin berhimpit dan menyesakku dari arah depan dan belakang. Aku meringis karena terjepit dengan posisi berdiri yang oleng. Udah coba cari cara untuk dapet posisi wenak untuk berdiri, tapi ga berhasil karena orang yang beresakkan lebih kuat lagi mendesakku, hufft... kembali aku meringis... Dan entah karena apa, tiba-tiba bapak setengah baya yang duduk di dekat jendela dimana aku menghadapkan badan, segera menyapaku dan langsung memintaku duduk, subhanallah! Merining seketika dan sempat tercenung beberapa saat, karena mengingat kota metropolitan ini sangat langka mendapatkan situasi seperti ini. Setelah bapak itu berdiri, dan aku menggantikan posisi duduknya, segera aku mengucapkan terima kasih dan tersenyum. Bapak itu hanya membalas senyumanku.
Dalem hatiku, "makasih banyak ya Pak, Bapak baik bangettt, makasih makasihh..."
Mungkin Bapak itu melihat ringisan mukaku ya... Bukan karena tak terbiasa sih saat itu hanya aku tidak siap dengan desakan yang begitu kuat. Ditambah lagi kewaspadaanku pada pencopet ulung yang selalu siap beraksi. Aku juga berdoa saat itu, semoga Bapak itu dilindungi Allah ari marabahaya dan tidak kecopetan. Bis berjalan menyusuri jalanan menuju tempat yang kuinginkan cukup lama, hampir 45 menit. Aku kira Bapak itu memberikan tempat duduknya karena beliau akan turun sebentar lagi, tapi gayanya berdiri tak memperlihatkan akan turun.
Sampai akhirnya tempat dimana aku ingin turun terlihat juga, dan beberapa orang juga akan turun di tempat ini bersiap untuk turun dan bergerak ke arah pintu, termasuk Bapak itu. Subhanallah! Ternyata Bapak itu juga turun disini. Semoga Bapak itu senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dari Allah. Aamiin.
Hikmah dari pengalamanku ini, betapa kebaikan kecil yang kita perbuat bisa memberikan kita banyak doa-doa yang memang pada akhirnya Allah akan memberikan balasan yang jauh lebih baik lagi dari yang kita lakukan, subhanalloh!
Ayo mulai sekarang berbuat baik meski itu kebaikan-kebaikan kecil :)
9.4.13
SEBUAH FLASHBACK, KEBAIKAN KECIL
Labels: ALHAMDULILLAH, HIJABI DIARY 0 silaturahim
26.12.12
HIJABI NISA PART 2
Labels: ABOUT NISA, ALHAMDULILLAH, FIRST TIME, HIJABI DIARY 0 silaturahim
15.3.11
Baru Tau Rasanya
Dulu ketika belum menikah, saya berpikir bahwa ga mungkin deh kalo saya sampe ngidam yang asem-asem. Karena saya paling anti dengan rasa asem :D
Tapi....
Setelah merasakan sendiri saat ini, hehe... Saya salah! Yang saya pikirkan adalah apa yang harus saya makan berikutnya untuk mengurangi rasa eneg dan mual ini. Menurut yang saya tahu, rasa mual dan keinginan muntah yang sangat besar ini dikarenakan hormon saya yang tidak stabil. Sebuah perubahan besar yang terjadi dalam tubuh saya membuat adaptasi yang besar-besaran pula. Terlebih hormon estrogen yang wanita miliki juga drastis berubah, alias mengalami peningkatan. Peningkatan ini menyebabkan penyesuaian peredaran darah. Volume darah akan makin meningkat yang menyebabkan pengenceran darah ibu dan menyebabkan penurunan hemoglobin darah. Pantesan aja rasanya kekeleyengan :D Musti searching makanan penambah darah nih, semangaaat!!!
Menu andalan saya selama ini :
1. Madu, baru tau setelah browsing kalo ini bisa jadi penambah darah.
2. Pempek Palembang Langganan, Aay tau aja deh rasa pempek di lidahku kaya apa, pempeknya kerasa ikannya banget plus kuah yang asem sueger plus pueddess poll!!!
3. Jus strawberry, gula sedikit semakin mantabh!!!
4. Susu Kedelai, karena susu hamil dan susu produk biasa sudah "ditolak" oleh lidah, terkadang susu kedelai masuk, alhamdulillah dede tetep dapet asupan suplemen :)
5. Makanan manis, kalo lagi kepengen, siang-siang harus ada cemilan kaya roti or soes. It works untuk mengganjal perut. Karena saat ini bisa jadi beberapa hari ga masuk nasi.
6. Pisang, ini terkadang masuk kadang "tertolak', lumayan juga buat ganjal perut karena ada karbo-nya :)
Ada yang mau kasi saran tambahan ga? Makasih loooh...
Gambarnya dari sini
Labels: HIJABI DIARY, MY FIRST PREGNANCY 4 silaturahim
14.3.11
Fun Weekend
Dan kegiatan kami di weekend ini pun seperti yang kuduga, Aay mengajakku untuk jalan lagi hehe... Dan kali ini ke Cimory Resto, walo udah beberapa kali kesini, tapi tetep aja ga bosen karena view-nya yang subhanallah indah banget! Makanannya juga enak, yang belum kesana silakan coba deh :)
Setelah itu lanjuuut ke Rumah Air, One Stop apa ya namanya soalnya selain Restoran dengan konsep yang menarik yaitu Restoran dengan banyak saung yang tersebar di satu danau buatan yang besar sekali. Di danau buatan itu disebar ikan mas yang guede-guede, jadi kalo kita kasi makan mereka langsung pada ngumpul berebut pelet ikan yang kita kasi.
Untuk makanannya, hmmm... rasa standar lah, Ikan Bakar: Gurame, Nila dan Mas. Ayam Bakar, Ayam Bakakak, Sate Ayam, Sate Kambing, Sate Maranggi, Sayur Asem, Tumis Kangkung dan Genjer, minumannya ada panas dan dingin. Standar restoran sunda deh :)
Di sekeliling restoran disediakan tempat bermain, dengan beberapa area menyebar di sekeliling restoran, ada banyak banget, seinget saya ada Balon Air dan Perahu Kecil yang maennya di tengah-tengah danau, Otoped Listrik, ATV dengan track yang cukup bikin puas karena dikasi track khusus. Trus ada juga ATV kecil untuk anak kecil yang kepengen nyobain ATV. Truss... ada istana-istana Disney dari balon, kalo ini khusus anak kecil aja yaa... Kalo saya udah ga pantes maen disini :P Ada banyak lagi permainan lain, tapi saya belum explore liat-liat semuanya... Sok mangga atuh kalo pada mau makan dan sekaligus menikmati permainannya :)
7.3.11
Jazakallah Suamiku
Semangat membeli jus buah sepulangnya bekerja,
Seringnya beli jus jambu dan alpukat, walo nantinya yang minum bukan saya hehe...
Semangat menanyakan apa yang ingin saya makan nanti malam,
Alhamdulillah sejauh ini makanan yang diinginkan tidak menyulitkan
Selalu ketemu dalam rute perjalanan pulangnya
Walo nantinya yang masuk sedikit, sisanya keluar lagi
Dan yang sangat berbeda dari sebelumnya,
Aay sangat semangat mengajakku jalan-jalan dan cari tempat makan setiap weekend,
Ini sudah terjadi 3 weekend ini,
Walo nantinya hasil asupan keluar lagi tapi Aay semangat nyari tempat makan sesuai dengan yang saya inginkan...
Subhanallah,
Senang sekaligus terharu,
Engkau berusaha semaksimal mungkin membahagiakan aku yang sedang beradaptasi dengan perubahan baru ini. Jazakallah suamiku :-*
Gambarnya dari sini.
4.3.11
Banyak Temannya :)
Februari udah lewat, dan baru nyadar kalo cuma posting sedikit :(
Apa mau dikata, karena proses adaptasi ini, sehingga yang bisa saya lakukan kebanyakan hanya berdiam diri merasakan apa yang sedang terjadi di dalam tubuh saya :D alhasil blog pun agak terbengkalai *apa sangat terbengkalai?! :P Kata temen, hamil itu pahalanya gede, amiin. Ga sia-sia deh merasakan ini semua. Standing applause dan puji syukur yang tak terputus untuk para Ibu yang sudah melewati ini semua :)
Diamnya saya bukan berarti benar-benar diam, sebenernya jemari tetap sehat aktif online :P sehingga saya gunakan untuk bersilaturahim dengan teman lama, sepupu, maupun saudara nan jauh disana. And surprise!!!
Banyak dari mereka pun sedang hamil muda!!! Subhanallah! Senangnyaaa...!!! Sepengetahuanku yang sekarang sedang hamil: kakak sepupu, istri sahabatku, teman blogor, teman chatting, sahabat lama ketika kuliah, teman sma *senang, senang, senang* "Dede" nanti bakal banyak teman sebaya untuk bermain nih :) Yang sehat dan terus berkembang ya 'De :) amiin
Labels: HIJABI DIARY, MY FIRST PREGNANCY 3 silaturahim
21.2.11
Selamat Datang Sayang
Informasi ini muncul karena saya sakit, jadi sakit ini membawa berkah juga :D walo sampai saat ini (sudah sekitar 6 hari) saya masih sakit meriang batuk pilek. Mamah sangat worried ketika saya memutuskan untuk berobat juga ke dokter, worried ini bukan karena sakitnya tapi karena sirkulasi bulananku mulai terganggu. Dokter pun akhirnya meyakinkannya dengan testpack... Dan tanpa kusangka, muncul dua garis di batang kecil itu, yang berarti positif.
Subhanallah, alhamdulillah! Walo awalnya aku belum berani untuk testpack, tetapi kali ini sungguh diluar dugaan. Senang tak berujung rasanya saat itu.
Kaget.
Senang.
Terharu.
Pengen teriak saking senangnya.
Pengen nangis.
Tapi... saya belum banget-banget percaya karena alat itu bisa aja memberikan keakuratan yang minimum. Dua hari kemudian, saya dan Aay berangkat ke dokter kandungan untuk memastikan yang sebenar-benarnya. Rupanya dokternya masih inget saya karena awal bulan pernah datang untuk konsultasi. Pas di-USG luar, ga keliatan... Hmmm... Dokternya kemudian menawarkan untuk USG dalam, bisa jadi terlihat. Daaann yang jedua kalinya saya USG dalam. Hasilnyaa... Alhamdulillah keliatan walo masih keciiil.
Terimakasih Allah, amanah ini akhirnya kau berikan juga untukku dan Aay. Semoga amanah ini bisa kami jalani dengan baik. Amiin. Mudah-mudahan kau sehat dan berkembang ya sayang, selamat datang!
27.1.11
Repost: 3 Bulan Tidak Mampu Memandang Wajah Suami
Dapet email yang merupakan forward cerita dari sepasang suami istri, ceritanya memberikan banyak sekali pembelajaran buat saya, please read for yourself.
Perkawinan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.
Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.
Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.
Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.
Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.
Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.
Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.
Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.
Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.
Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.
Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.
Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.
Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.
Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.
Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.
Sang istri pun bad rest di rumah sakit.
Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.
“Haah, pergi?”. Kata sang istri.
“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.
Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.
Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.
Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.
Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.
Dan subhanallah …
Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.
Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.
Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.
Hamper saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.
Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.
(Diterjemahkan dari kisahk yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)
Sumber artikel: forward email, mengambil gambar dari sini
Labels: FANTASTIC ARTICLE, HIJABI DIARY 10 silaturahim
25.1.11
I Won!!!
Alhamdulillah, menang juga dalam writing competition, walo masih sangat amatir, berkat bantuan dari temen-temen semua, jadi salah satu pemenang hehe... Terimakasih semuanya!!!
Panitia lomba meminta pilih salah satu hadiah, semoga sih dari 3 pilihan buku, saya dapet semuanya hihihi #ngarep abiiss!!!
dan... bukunya udah nyampe, ternyata kebagian :
Labels: ALHAMDULILLAH, AWARD, HIJABI DIARY 3 silaturahim
24.1.11
Curhat #4
Detik ini kepengen banget posting, tapi posting apa ya? Hmmm... jadiin ajang #curhat lagi aja deh ya... Boleh kann...?! Boleh doong!
Pertama
Sempet muncul wacana kemarin dulu, ketika lulus kuliah, dan sekarang muncul lagi. Keinginan dan dorongan dari orang tua, untuk bisa sekolah lagi. Ya, ambil strata selanjutnya. Bahkan sebenernya ketika almarhum papah masih ada, beliau sangat menganjurkan aku sekolah lagi, dan kalo bisa jadi dosen. Dan saat ini, wacana ini muncul lagi, pertanyaan berikutnya adalah: ambil jurusan apa? dimana? perhitungan biaya gimana?
Satu sisi, kepengeeen banget... Disisi lain, ada pertimbangan-pertimbangan yang menjadikan rencana ini jadi molor. Bismillah. Semoga Engkau segera berikan keputusan-Mu ya Allah. Amin.
Kedua
Kerjaan loading banget menginjak umur pengabdianku kerja disini. Udah kaya pegawai tetap aja statusnya. Sana-sini udah ikut berperan. Tapi subhanallah, kerjaannya bener-bener butuh tambahan satu tangan lagi untuk bisa selesai dengan cepat. Hebaat!!! Walaupun gimana, saya coba nikmati. Alhamdulillah Allah berikan saya pekerjaan, masih banyak di luar sana yang ga kebagian kerja dan gak berpenghasilan.
#curhatselewat
Ketiga
Sempet hopeless dengan nasib stok My Hijab Shop, karena loading kerjaan. Tapi alhamdulillah, dipermudah Allah. Banyak yang malah mendatangi untuk barangnya didisplay atas nama My Hijab Shop. Seneng banget, semoga kerjasama ini bisa saling menguntungkan dan membawa barokah. Amiin.
Gambar ambil dari sini, sini dan disini.
Labels: HIJABI DIARY 2 silaturahim
13.1.11
Curhat #3

Terdiam selama beberapa minggu,
Tak tahu harus berbuat apa
Keinginan selalu ada
Tapi restu belum terdapat
Apakah waktu masih tersisa
Apakah tenaga masih tersimpan
Apakah restu akan didapat
Mudah-mudahan... Dengan ijin-Mu ya Allah
Ya Allah, bingung...
Iya atau enggak?
Dapet gambar dari sini
Labels: HIJABI DIARY 3 silaturahim
11.1.11
Curhat #2

Kenapa sih seringkali mendengar banyak sekali sesama muslim saling hujat satu sama lain. Memang ada manfaatnya ya?! Please deh, kenapa tidak dikomunikasikan secara baik-baik sehingga insyaAllah akan mendapatkan solusi yang baik pula.
Saat ini yang sering didengar, dibaca dan ditonton adalah saling hujat, dan lebih parahnya menghujat dari belakang. Alias ga di depan orangnya langsung. Please deh! Apa gunanya coba hanya hujat di belakang? Ga membawa manfaat apapun. Bisanya hanya menghujat tapi memberikan solusi untuk bangsa enggak ada! Dampaknya apa coba? Puas gtu?! Iya sih, puas sudah mengeluarkan unek-unek, tapi sekali lagi, ga ada dampaknya buat bangsa!
Saya semakin bete dengan BBM (read : Blackberry Messenger) sampah yang isinya hanya berisi celaan, makian, hujatan yang ga membawa keuntungan apa-apa. Hanya buang waktu yang mestinya bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat dibandingkan broadcast BBM sampah! Please deh temans, dont do it! Anda-anda ini adalah tumpuan bangsa, cendekiawan muda yang bisa membuat Indonesia menuju gerbang kebangkitan dan melewatinya dengan kejayaan!
Lebih baik kita banyak muhasabah. Bagaimana membuat diri sendiri lebih baik untuk keesokan harinya, at least bisa bermanfaat untuk orang-orang sekitar kita. Bagaimana kita membuat amalan positif yang menjadi kebaikan di mata Allah. Saya menulis ini emang gampang, ga semudah melaksanakannya. Saya menulis ini ga semata-mata saya sudah baik dan sudah bermanfaat secara keseluruhan untuk masyarakat. Saya menulis ini semata-mata curhat dan ingin mengingatkan. Kita ga ada gunanya tanpa bantuan orang lain. Begitu pula saya, tanpa bantuan orang-orang yang menyayangi saya, saya bukan siapa-siapa dan pasti bukan apa-apa.
Tetep semangat bekerja dan berkarya! ![]()
Gambar diambil dari sini
Labels: HIJABI DIARY 5 silaturahim
3.1.11
11 Happiness on 2010

Mengingat kembali yang terjadi di 2010... Tapi yang positifnya aja ya, untuk membangkitkan energi dan semangat di 2011.
1. Mendapatkan kembali teman-teman untuk belajar Islam bersama
2. Punya mamah dan adik yang selalu perhatian
3. Semakin betah dengan kerjaan
4. Mendapat banyak pengalaman baru, membuatku semakin tegar, jadi jarang cengeng lagi
5. Tambahan ilmu-ilmu baru dari kantor, makin banyak amanah kantor, mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik
6. Tambahan customer-customer My Hijab Shop yang baik dan terpuaskan, alhamdulillah!
7. Mempersiapkan pernikahan dalam 3 bulan, deg-degan menyenangkan, lelah yang terbayarkan
8. Mengalami walimah terindah, sesuai dengan keinginan saya dan suami
9. Mendapatkan suami, teman hidup untuk mengarungi hidup yang begitu indah walo begitu berat
10. Punya tambahan amanah: keluarga, so exciting! Selain pekerjaan dan dagangan, semoga semua bisa mendapatkan porsi yang seharusnya.
11. Teman-teman terbaik semenjak SMP sampai kuliah melahirkan malaikat-malaikat kecil menggemaskan, semoga bisa cepat nyusul, amiin.
dan masih banyak lagi nikmat-nikmat kecil yang terlintas, tapi tidak untuk di-share untuk publik :P alhamdulillah, terimakasih Allah!
Gambar saya ambil dari sini
Labels: ALHAMDULILLAH, HIJABI DIARY 5 silaturahim
1.1.11
2011 untukku

Alhamdulillah! Merasakan kepergian masehi 2010, sekaligus menyambut kedatangan 2011 dengan kehangatan keluargaku berpadu dengan keluarga besar Aay :-* Walo selama beberapa jam di malam #TahunBaru tidak ditemani suami. Tetapi menjelang pergantian menuju 2011 suami malah siap-siap meledakkan petasan di lantai 3 :D
Selama Aay pergi, puas banget disuguhi ayam bakar, jagung bakar, sosis bakar sekaligus tutut! Yes, tutut! Tau tutut ga? Keong sawah ini diracik dengan bumbu rempah yang pedas membuat bibir jadi ribut antara menyedot si tutut dan kepedesan. Jadi pas banget deh, ketika puas makan tutut, bibir atas bawah agak jontor :P
Walo saat ini sudah Muharram, tetapi di Hijriah, Januari baru masuk tepat hari ini! Buat saya dengan berdekatannya Muharram 1424 H dan awal 2011 membuatku merasa terbekahi, bahagia, karena dikasi kesempatan untuk merasakan nikmat kecil maupun nikmat agung-Mu ya Allah. Semoga cinta-Mu terus bersama keluarga kecilku yang saat ini baru saja dimulai. Terimakasih banyak Allah :D
Gambar ngambil dari sini
Labels: ALHAMDULILLAH, HIJABI DIARY 4 silaturahim
25.12.10
Malam Minggu Terakhir
alhamdulillah...
di malam minggu terakhir di 2010,
bisa ditemani seorang suami :)
Labels: ALHAMDULILLAH, HIJABI DIARY 2 silaturahim
22.12.10
Cup Cup buat Mamah



"Selamat Hari Ibu, Mah..." Seraya kukecup kedua pipi kurusnya dengan penuh rasa syukur. Alhamdulillah sampai detik ini Allah masih memberikan kesempatan kepada saya dan satu-satunya adik saya untuk berusaha terus menjaga Mamah.
Mamah, sosok Ibu yang lengkap bagi saya. Semua ada di Mamah. Dari hal-hal yang tak bisa saya pikir tanpa Mamah di samping saya, sampai dengan hal detil inil-menilnya :D Semoga hari ini pun kau merasa bahagia, seperti yang 'Na rasakan saat ini Mah. Terimakasih banyak atas semua-mua-muanya. Peluk super duper erat selalu untuk Mamah. Semoga kelak engkau bisa menjadi salah satu sosok muslimah yang dikagumi bidadari surga, amiin.
Labels: EVENT, HIJABI DIARY 2 silaturahim
20.12.10
akhirnya
Akhirnyaaaa....
Alhamdulillah, setelah menunggu sekian lama, huffftt... blog ini terbaca juga oleh Page Rank ![]()
Walo baru PR 2, yang penting udah kebaca, ga kaya dulu, N/A lagi, N/A lagii... :P
Labels: HIJABI DIARY 3 silaturahim
19.12.10
14112010
One of my important step to be a better muslimah, bismillah! 
Alhamdulillah, buat saya 14112010 was perfect from the beginning to the end. Semoga awalan yang baik ini bisa diberkahi Allah dan selalu menjadi baik di mata Allah. Amin.
Hak Cipta dari Pratama Photo & Video, Office: Jl. Rangga Gading No. 3 Bogor, telp 0251-9245640.
Labels: ALHAMDULILLAH, FIRST TIME, HIJABI DIARY 2 silaturahim
17.12.10
Curhat #1

Sweetest thing yang terjadi minggu ini, subhanallah, jazakallah suamiku :-*
Chat on YM
Suamiku (Sm) : assalamu'alaikum istriku :)
*lengang beberapa menit karena saya ada beberapa kerjaan di kantor*
Sm : halooo... Ko istriku diem aja? Leungit sugan?!
S : wa'alaikumsalam :D afwan tadi baru ngeberesin laporan bulanan, bagaimana hari-nya suamiku utk hari ini? Apakah menyenangkan?
Sm : alhamdulillah, karena sudah menikah
*deg*
Sementara chat terus berlanjut. Di sang suami gag tau kalo istrinya mukanya memerah. Alhamdulillah. Saya bersyukur jika bisa membuat suami sendiri merasa senang dan bersyukur dengan jalinan suci ini. Semoga bisa terus begini seterusnya. Amiin.
Gambarnya dari sini
Labels: HIJABI DIARY, ONE THOUGHT 0 silaturahim
8.12.10
Belajar Food Photography

Guna mewujudkan resolusi yang ke 3, akhirnya saya memutuskan coba otodidak alias cari tahu sendiri bagaimana bisa jadi seorang food photographer *eh, bener ga nulisnya?!* Jadi liburan kemarin alhamdulillah worthed banget, selain bisa melayani suami seharian *yang ini seneeeng banget* ketika suami juga sibuk dengan amanahnya, saya coba tanya mbah google mengenai food photograph.
Alhamdulillah, si mbah lancar banget kasi info-info yang useful buat amatir kaya saya, minimal saya belajar dulu teorinya sembari liat contoh hasil jepretan photographer senior yang bikin saya laperr… Asli beneran hasil jepretannya bener-bener memperlihatkan kelezatan si makanan! Yaiyalah… yang jadi objek kan makanan, bukan orang!
Saya baru berani baca bagian introduction-nya dulu :D jikalau sudah mantep alias ilmu pengantarnya udah masuk and sedikit-sedikit sudah diterapkan baru deh liat foto nyammy, eh salah… baru deh cari materinya lagi :P Tapi bener kok, salah satu pembelajaran adalah dengan melihat hasil jepretan fotografer senior.
Gambar dari sini
Labels: HIJABI DIARY 6 silaturahim
























